Nabire Papua Tengah, Wartapolri.com.
Menyambut hari raya Idul Adha dan Qurban 1444 Hijriah/ 2023 Masehi tentu para pengurus mesjid diKabupaten Nabire Papua Tengah ini masing masing sibuk mempersiapkan dan melaksanakan pembentukan panitia pemotongan Sapi Qurban pada hari H mendatang.

Seperti halnya pengurus mesjid Agung Al-falah Kabupaten Nabire Papua Tengah, dalam tiga minggu sebelum hari raya aidul Adha telah terbentuk panitia dan pengurus inti pemotongan qurban pada rapat yang dilaksanakan Ahad 04 Juni 2023 baru baru ini.
Mesjid Agung Alfalah adalah salah satu mesjid raya Kabupaten Nabire provinsi Papua Tengah yang terletak di jalan Merdeka sedang dalam persiapan menanti Hari raya qurban, untuk melaksanakan pemotongan sapi qurban pada hari H bagi jema,a yang telah berqurban oleh kepanitia suda siap .

Dalam susunan panitia Dewan Penasehat,Panitia dan seksi² yang terbagi seksi pengumpulan dana, seksi pengadaan hewan qurban, seksi pendataan umat dan kupon, seksi komsunsi, seksi ditribusi & transportasi, seksi dokumentasi ,dan pemotongan sapi qurban.
Masing masing seksi tersebut akan mengatur bidangnya semenjak terbentuknya panitia pelaksanaan qurban setelah usai melakukan pemotongan sapi qurban, adapun bidan yang mengutusyang telah berqurban dengan kesadaran dan kewajiban umat islam, dan setelah itu pemotongan sapi qurban maka masing masing bidang mengatur untuk membagikan kepada yang berhak.

Dalam rapat membahas pembagian kupon kurban yang perna tercatat pada tahun sebelumnya berkisar 780 namun tidak menutup kemungkinan ada penambahan dalam lingkungan sehingga semestinya dipersiapkan 900 kupon qurban jika pengqurban menunaikan kewajibannya bagi yang mampuh dan dapat mencukupi target dalam satu kupon tersebut.
Mengingat bantuan sapi qurban saat ini tidak seperti pada reizim pemerintah sebelumnya, mengapa tidak lantaran sampai saat ini sudah memasuki H-9 belum dapat informasi sama sekali dari pemerintah terkait bantuan sapi qurban tersebut seperti pemerintahan yang menjabat sebelumnya.

Menurut Ketua panitia qurban mesjid Agung Alfalah, Mustari ESA sangaji S.Sos, mengatakan daftar kelompok yang bersedia berqurban memang suda ada 5 kelompok, sedangkan dalam 1 kelompok terbilang 7 orang 1 sapi yang mana kelompok 1 dan 2 itu tunggal 1 sapi sedangkan kelokpok 3 7 orang dan klompok 4 7 orang. disampaikan lagi “bahwa kita di mesjid raya ini hampir setiap tahunnya mendapat bantuan sapi qurban dari bupati yang sebelumnya, semoga Bupati sekarang juga dapat memberi bantuan sapi kurban seperti yang sebelumnya.

“Jamaa mesjid Agung Alfala yang sering berjaman ini karena sudah mendapat informasi sehingga lebih cepat berqurban sedangkan untuk masyrakat lainnya khususnya muslim kemungkinan karena belum dapat informasi sehingga para seksi² dalam kepanitiaan sekarang ini sedang mengsosialisasikan disetiap RW dan RT dan menginformasikan kepada masyarakat yang biasa berqurban.

Dan harapan ketua panitia Qurban “mari kita sama² berkurban ditahun ini karena niat dalam menunaikan qurban karena nilainya hampir sama dengan kita menunaikan ibada haji jadi marila berniat menunaikan qurban bagi yang sudah mampuh.
Senada ketua panitia mesjid Agung Alfalah, salah satu pengurus mesjid BaItu Rahman di Oyehe mengatakan perna bupati sebelumnya memberikan bantuan berupa uang secara merata ditempat ibadah nasrani [Gereja]maupun di tempat ibadah muslim [Mesjid]sebanyak Rp.20.000.000,- kalau tidak salah jelasnya.
Red/ Firdaus.onil

