
Nabire Papu Tengah Wartapolri.com – Aktivitas perjudian yang dikelola Mama AR di Belakang pertokoan kota Nabire, kini menuai jadi disorotan Masyarakat.
Lokasi judian miliki Mama AR di tengah dibelakang pertokoan Oyehe tepatnya di jalan Yos Sudarso yang berdekatan dengan pos kepolisian, kantor kelurahan, dan bahkan hanya berbatas satu dinding dengan tempat ibadah Muslim, hingga kini menimbulkan prihatian masyarakat.
Keberadaan Bos judi Roleks MM AR ini betul mencoreng citra aparat penegak hukum dan mitra lainnya, mengapa tidak lantaran setiap bertemu orang yg mereka temani bicara selalu mengeluh dan mengugkap atensi kekaparat dan mitranya serta keluhkan kekalahannya, ada apa…?.
Bos seperti ini mestinya perluh di berikan tindakan tegas serta target dan pihak keamanan intel harus turun lantaran sebab mencoreng repotasi petugas keamanan serta mitra lainnya seperti yang perna didengar langsung Bsng Onil.
Intel polres Nabire harus turun menangkap dan menghentikan kegiatan oraktek judi tetsebut yang mereka lakulan, sebab landasan aktipitas peraktek judinya membuat rusak repotasi mitra kerjanya sendiri.
kebenaran yg disampaikan seperti dalam gambar terzebut mengungkap keuangan yang mereka stor terhadap oknum anggota polisi dan tni bahkan mitranya yang lain.
Memang perluh Bos ini yang melakukan peraktek judi ilegal dan (Togel) di berantas sebab Masyarakat setempat mempertanyakan bagaimana aktivitas perjudian bisa berlangsung secara terang-terangan di area yang dekat dengan institusi pemerintahan dan keamanan.
Sejumlah pihak mendesak aparat kepolisian untuk segera mengambil langkah hukum yang tegas terhadap AR dan pihak yang terlibat dalam operasional perjudian ini. Mereka menilai bahwa pembiaran terhadap aktivitas tersebut dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Pihak kepolisian diharapkan dapat merespons cepat desakan ini dan memastikan Nabire terbebas dari praktik perjudian ilegal. Masyarakat juga diimbau untuk terus melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. (FIRDAUS/Bang Onil)


